Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

DISKUSI PARTISIPASI PUBLIK DALAM PENGGUNAAN PRG DI INDONESIA

Tanggal : 11 June 2010

Sebuah diskusi mengenai partisipasi publik dalam pemanfaatan produk-produk rekayasa genetik (PRG) diselenggarakan pada 25 Mei 2010 di Jakarta, Indonesia. Acara tersebut diselenggarakan oleh Biosafety Clearing House Indonesia, Indonesian Biotechnology Information Centre (IndoBIC), dan CropLife Indonesia. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik dan pihak berkepentingan terhadap partisipasi publik dalam hal pemanfaatan PRG; menilai proses pengajuan permohonan penggunaan aplikasi dan pemanfaatan PRG; dan meningkatkan pemahaman masyarakat akan PRG melalui Biosafety Clearing House (BCH) Indonesia.

Dr Karden Mulya dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) yang membahas prosedur bagi aplikasi dan pelaksanaan pengkajian keamanan hayati PRG, mencatat bahwa menurut Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2005, Tim Teknis Keamanan Hayati (TTKH)  akan membantu KKH (Komisi Keamanan Hayati) dalam melakukan evaluasi dan pengkajian teknis keamanan hayati dan PRG. “Dalam kaitan dengan PRG, kita perlu mempertimbangkan prinsip-prinsip pengkajian antara lain budaya dan agama (gen pengendali sifat tidak berasal dari suatu organisme yang dilarang oleh suatu agama atau budaya tertentu), estetika dan etika (sifat yang direkayasa tersebut tidak mengubah nilai estetika suatu tanaman atau ternak tertentu),” tambahnya.

Selain itu, Dra. Susi Nurmayanti dari Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia menjelaskan bahwa pemohon perlu melakukan uji keamanan lingkungan di laboratorium, uji fasilitas terbatas dan atau uji lapangan terbatas untuk PRG tersebut. Aplikasi bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan ini juga diajukan untuk persetujuan oleh KKH tersebut.

Untuk rincian lebih lanjut mengenai forum tersebut, kunjungi http://www.indonesiabch.org/index_en.php, atau email admin@indonesiabch.org. Untuk informasi mengenai bioteknologi di Indonesia hubungi Dewi Suryani di catleyavanda@gmail.com.