Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

Bioteknologi, Solusi Hadapi Ancaman Krisis Pangan

Tanggal: 4 September 2015 | Sumber: Beritasatu.com | Penulis:

Jakarta - Populasi penduduk Indonesia yang besar dan terus meningkat menjadi tantangan serius bagi pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Kondisi ini makin sulit karena penyusutan lahan pertanian, degradasi kualitas lahan dan lingkungan hidup akibat pencemaran atau praktek pengolahan lahan yang tidak berwawasan ekologis.

 

Menurut Direktur Indonesian Biotechnology Information Center (IndoBic) Bambang Purwantara, bioteknologi atau pemanfaatan sumber daya hayati melalui perekayasaan memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan produksi pangan di tengah tantangan besar tersebut. Teknologi ini juga bisa menjadi jawaban dari ancaman krisis pangan di dunia, termasuk di Indonesia.

 

“Dengan kondisi lahan yang terbatas, kita masih bisa tetap memaksimalkan produksi pangan melalui teknologi biotek. Apalagi sejumlah negara juga sudah membuktikan kalau penerapan bioteknologi bisa meningkatkan pendapatan petani secara signifikan,” ungkap Bambang di Jakarta, Jumat (4/9).

 

Teknologi biotek saat ini diaplikasikan untuk mendapatkan beberapa varietas tanaman yang memiliki ketahanan dalam menghadapi perubahan iklim dan juga serangan hama. Penggunaan teknologi biotek ini, kata dia, bisa menurunkan penggunaan pestisida sehingga lebih ramah lingkungan.

 

Pendapatnya tersebut juga diperkuat hasil penelitian lembaga riset PG Economics yang berpusat di Dorchester, Inggris. Penelitian tersebut menunjukan tanaman bioteknologi terbukti memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan,  serta memberi peluang bagi petani negara berkembang untuk meningkatkan kesejahteraannya dengan panen yang lebih banyak dan menggunakan sumber daya yang lebih sedikit.

 

Herman/HS