Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

BEYOND CROP BIOTECH: REKAYASA GENETIK UBAH INDERA PENCIUMAN NYAMUK TERHADAP BAU

Tanggal : 5 June 2013

Peneliti dari Howard Hughes Medical Institute (HHMI) berhasil mengubah cara nyamuk dalam menanggapi aroma, termasuk aroma manusia dan aroma pengusir serangga DEET (N, N-Diethyl-meta-toluamide). Dipimpin oleh Leslie Vosshall dari Universitas Rockefeller, tim peneliti menggunakan alat rekayasa genetik yang disebut zinc-finger nucleases untuk mutasi gen orco pada nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk hasil rekayasa menunjukkan berkurangnya perasa bau dan peneliti mengamati serangga memiliki preferensi yang lebih sedikit terhadap bau manusia.

Para peneliti juga menguji respon nyamuk mutasi 'terhadap DEET. Ketika nyamuk tersebut dihadapkan pada dua lengan manusia, salah satu dioleskan larutan yang mengandung DEET dan yang lain tidak, nyamuk terbang menuju kedua lengan tersebut, namun dengan cepat terbang menjauh dari lengan yang diolesi DEET. Vosshall mengatakan bahwa ini menunjukkan dua mekanisme nyamuk yang berbeda untuk merasakan DEET.