Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

BEYOND CROP BIOTECH: ILMUWAN DUKE JELASKAN TOLERANSI ANTIBIOTIK BAKTERI

Tanggal : 24 October 2012

Para ilmuwan dari Universitas Duke menemukan penjelasan terhadap sebuah ironi besar dalam kehidupan-bagaimana antibiotik kehilangan kekuatan mereka untuk membunuh bakteri. Para peneliti menggunakan biologi molekuler dan model matematika untuk memahami mekanisme di balik toleransi serta pengaruh efek inokulum dalam keberhasilan pengobatan. Efek inokulum menyatakan bahwa "untuk setiap dosis antibiotik, kemampuannya untuk membunuh bakteri berkurang dengan meningkatnya populasi bakteri."

Menurut Lingchong You, salah satu penulis dalam penelitian tersebut, efek inokulum disebabkan oleh penghambatan pertumbuhan bakteri bistable. Bistability mengacu pada kondisi di mana sel atau populasi memiliki potensi untuk hidup di dua bagian pada saat yang sama, tergantung di bagian mana sel tersebut distimulasi. Hasil penelitian mereka menunjukkan degradasi cepat ribosom disebabkan oleh antibiotik. Ketika degradasi cepat ribosom terjadi, pemulihan pertumbuhan bakteri setelah pengobatan terhambat, yang memiliki efek penting pada penentuan waktu penggunaan antibiotik untuk pengobatan yang efektif dari infeksi bakteri.