Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

ASIA PASIFIK: ILMUWAN IRRI KEMBANGKAN BERAS SUPER TOLERAN GARAM

Tanggal : 17 April 2013

Sebuah tim ilmuwan dari International Rice Research Institute (IRRI) mengembangkan galur padi terbaru yang dapat menghilangkan garam tanah ke udara melalui kelenjar-kelenjar garam yang terletak pada daunnya. Dr Kshirod Jena, ketua tim, menjelaskan bahwa "beras super toleran garam" dikembangkan dengan menyilangkan dua spesies padi yang berbeda, yaitu spesies eksotis Oryza coarctata dan varietas padi IR56 dari O. sativa . Penemuan ini dianggap sebagai terobosan penting karena  sulit untuk menyilangkan spesies padi liar dengan varietas padi budidaya. Lokasi O. coarctata dalam urutan genom padi berada di ujung  spektrum varietas padi lainnya  seperti IR56, yang menyebabkan embrio cenderung untuk merusak dirinya sendiri.

Para peneliti telah berusaha untuk menyilangkan dua jenis beras ini  karena O. coarctata dapat mentolerir air dengan salinitas tinggi (mirip dengan air laut) sedangkan varietas yang dibudidayakan tidak bisa mentolerir itu. Hasilnya, tim menemukan tiga embrio dengan 34.000 hasil persilangan. Pabrik yang masih hidup disimpan dalam larutan nitrogen cair dan ketika itu cukup kuat, itu ditanam di lapangan dan disilangbalikkan dengan IR56. Silang balik tersebut memastikan bahwa tanaman yang dihasilkan berisi semua karakteristik IR56 dan diinginkan garam-toleransi sifat dari spesies padi liar. Tim akan terus menguji garis baru untuk 4-5 tahun ke depan untuk memastikan bahwa itu memenuhi kebutuhan petani dan konsumen.