Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

ASIA PASIFIK: DELEGASI COP-MOP6 KUNJUNGI PETANI KECIL KAPAS BT DI INDIA

Tanggal : 10 October 2012

"Saya tidak bisa menanam kapas jika bukan kapas Bt," kata M. Mohammad Habibuddin, seorang petani kapas skala kecil yang memimpin sekelompok 40 petani kapas yang bertemu dengan para delegasi dari 16 negara yang mengunjungi ladang kapas Bt miliknya seluas 1 acre di desanya Hussainpur pinggiran Shankarpalli Mandal, distrik Ranga Reddy, Kabupaten Andhra Pradesh, India pada tanggal 3 Oktober 2012. Para delegasi COP-MOP6, yang banyak di antaranya baru mengunjungi ladang kapas untuk pertama kalinya, berinteraksi dengan para petani yang telah menanam selama tujuh tahun berturut-turut. Ke- 34 delegasi termasuk pejabat senior pemerintah berasal dari Brasil, Kanada, Swiss, Jepang, Korea, Cina, Filipina, Indonesia, Iran, Kuwait, Mesir, Kenya, Nigeria, Zimbabwe, Burkina Faso, Uganda, dan India.

Habibuddin dan para petani lainnya menanam kapas Bt di sebidang lahan yang berukuran kurang dari satu hektar sampai 60 hektar. Dia adalah salah satu pelopor yang mencoba menanam kapas Bt dan melihat hasil yang didapatnya tetangganya juga mengadopsi teknologi tersebut. Habibuddin menambahkan bahwa semua petani di lingkungan itu menuai hasil panen yang baik sejak mereka menanam kapas Bt. "Kami dapat memanen dari 12 hingga 15 kuintal kapas per hektar dari ladang kapas Bt, jauh lebih tinggi secara signifikan dari 7-8 kwintal hasil panen kapas non- Bt sebelumnya."

Perjalanan ke ladang petani kapas Bt diorganisir oleh Public Research and Regulation Initiative, International Service for the Acquisition of Agri-biotech Applications, dan International Food Policy Research Institute Program for Biosafety Systems sebagai bagian dari inisiatif sektor publik internasional untuk mendekatkan para delegasi pemerintahan dengan petani kecil yang menanam kapas Bt. Kunjungan ini juga dihadiri oleh media profesional lokal dan internasional.

Artikel lengkap tersedia dalam edisi Petri Dish mendatang, sebuah publikasi bulanan Malaysian Biotechnology Information Center (MABIC). Kunjungi situs MABIC di http://www.bic.org.my/