Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

AFRIKA: PBS SELENGGARAKAN WORKSHOP BIOTEKNOLOGI DI UGANDA

Tanggal : 24 August 2012

Program Sistem Keamanan Hayati – The Program for Biosafety Systems (PBS) mengadakan pertemuan satu hari bagi para ilmuwan, petani, ahli komunikasi dan wartawan, untuk meningkatkan kesadaran mengenai manfaat bioteknologi, dan mendiskusikan pentingnya undang-undang keamanan hayati. Para pemangku kepentingan bioteknologi membahas undang-undang dan kebijakan-kebijakan utama terkait dengan keamanan hayati dan mengidentifikasi kesenjangan yang ada dalam kebijakan-kebijakan yang telah ada. Mereka juga membuat inventori atas keamanan hayati yang ada di negara tersebut dan mengidentifikasi daerah-daerah yang perlu intervensi untuk memperkuat kapasitas keamanan hayati di sana.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta menekankan bahwa proses pembuatan undang-undang dan kerangka kelembagaan mengenai keamanan hayati di Uganda memakan waktu lama bahkan di saat para peneliti sedang membuat inovasi-inovasi terhadap produk-produk bioteknologi. Saat ini Organisasi Riset Pertanian Nasional NARO sedang melakukan penelitian pada 5 tanaman pangan, termasuk pisang, jagung, ubi kayu, ubi jalar, dan kapas yang meliputi 13 uji lapangan terbatas.

Dr Julius Echuru, Direktur Eksekutif Dewan Nasional Sains Teknologi Uganda, menguraikan tantangan-tantangan yang dihadapi dalam pengembangan bioteknologi termasuk ketergantungan akan penelitian yang berbasis masyarakat serta pengembangan produk juga keterbatasan pemahaman dan kesadaran publik tentang manfaat bioteknologi.  Dr Thereza Ssengoba, koordinator PBS, menggarisbawahi perlunya undang-undang keamanan hayati sebagai panduan dalam penggunaan teknologi secara aman dan berkelanjutan, selain itu diapun menantang para peserta untuk memikirkan strategi-strategi yang dapat memperkaya strategi komunikasi tentang bioteknologi. Dia mengimbau kepada para pemangku kepentingan biotek, untuk memastikan  penyebaran informasi bioteknologi kepada publik yang akurat dan tepat waktu, serta mengklarifikasi tentang potensi resiko-resiko yang terkait dengan bioteknologi.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi Dr Theresa Ssengoba, koordinator Program for Biosafety Sistem (PBS) di Afrika Timur, di t.sengoba @ cgiar.org.