Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

AFRIKA: BIOTEK TIDAK MEMILIKI BAHAYA BAGI KESEHATAN DAN LINGKUNGAN, KATA AHLI

Tanggal : 10 August 2012

Pada sebuah konferensi yang diselenggarakan baru-baru ini di Accra, Ghana, ahli bioteknologi Profesor Jonathan Padi Tetteh mengatakan bahwa pangan hasil rekayasa genetika (PRG) tidak menimbulkan risiko kesehatan sebagaimana hasil tes ekstensif yang dilakukan pada produk PRG tersebut sebelum mereka dirilis. Menjadi pembicara pada pertemuan bulanan Forum Terbuka Bioteknologi Pertanian di Afrika (OFAB) dengan tema "Dampak bioteknologi terhadap produksi pangan," Profesor Tetteh mengatakan bahwa pangan PRG telah dikonsumsi di banyak negara termasuk Amerika Serikat, Kanada, Brasil , India dan China selama lebih dari 16 tahun tanpa ada laporan efek samping. Dia juga menyatakan bahwa Bacillus thuringiensis, merupakan racun hanya bagi serangga saja, tetapi tidak untuk manusia, dan hewan lainnya.

Profesor Tetteh juga meminta para pakar dan media untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai bioteknologi yang dapat dipercaya untuk menghindari adanya salah tafsir.