Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

20 TAHUN MANFAAT TANAMAN RG DI KANADA

Tanggal : 26 October 2016

Tahun ini menandai tahun ke-20 Kanada telah menanam tanaman rekayasa genetika (RG). Sembilan puluh persen atau lebih dari kanola, jagung, kedelai, dan gula bit yang ditanam di Kanada adalah rekayasa genetika untuk kontrol yang lebih baik dari hasil panen-berkurangnya gulma dan hama. Tanaman ini telah mengurangi kebutuhan seluruh lahan dari konsumsi bahan bakar lebih rendah hingga penggunaan pestisida yang melebih target – dengan manfaat keuangan langsung bagi konsumen.

 

Menurut Farm & Food Care Canada, pembelian pangan di Kanada saat ini hanya sekitar 10% dari pengeluaran tahunan keluarga, turun dari 50% di tahun 1900. Hari ini, setiap dollar dihabiskan untuk pangan, petani memperoleh 15 sen. Ini sebagian manfaat kemanjuan biotek bahwa petani Kanada mendapatkan penghasilan yang dapat diandalkan dan terus memproduksi dengan aman, makanan terjangkau bagi negara dan dunia.

 

Kanola RG, dengan perkiraan adopsi 95% di Kanada, telah mengurangi penggunaan herbisida, dan mendukung peningkatan penggunaan pengolahan konservasi. Peneliti di Lethbridge Research Centre menunjukkan bahwa ini berarti retensi lebih baik dari bahan organik dan karbon dioksida dalam tanah, yang mengarah pada reduksi langsung emisi gas rumah kaca.

 

Untuk lebih detail, baca artikelnya di CropLife Kanada http://www.croplife.ca/plant-biotechnology-2/the-benefits-of-20-years-of-genetically-engineered-crops-in-canada.